Banda Aceh

Aceh Menggugat, Belasan Lembaga Berkoalisi

aceh menggugat, belasan lembaga berkoalisi

acehpost.co.id – Banda Aceh | Aceh menggugat, belasan lembaga berkoalisi. Dalam rangka merawat ingatan 142 tahun perang Aceh-belanda (26 Maret 1973 – 26 Maret 2015), belasan lembaga berkoalisi dalam satu wadah Koalisi Bersama Rakyat Aceh (KBRA).

Koalisi yang beranggotakan 14 perwakilan lembaga itu akan menggelar kegiatan Aceh Menggugat pada tanggal 25 & 26 Maret 2015 besok. Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari itu memiliki tiga rangkaian kegiatan, hal itu disampaikan Haekal Afifa selaku Koordinator umum koalisi, KBRA Senin (23/03) kepada acehpost.co.id di Banda Aceh.

“ Kegiatan berlangsung dua hari. Di hari pertama kita (KBRA) adakan Seminar Sejarah yang berlangsung di Anjong Mon Mata, Pendopo Gubernur Aceh, pada pukul 08.00 sampai selesai. Dan dihari kedua kita (KBRA) akan melakukan aksi damai di Simpang Lima pada pagi hari dan Zikir bersama di makam Sultan Iskandar Muda.” Ujar Haekal.

Selanjutnya mengenai seminar, Haekal menyampaikan, KBRA akan menghadirkan 3 orang pemateri, antara lain Dr. Kamaruzzaman Bustamam Ahmad, PhD (Antropolog Aceh), Drs. H. Tgk. Abdurrahman Kaoy (Wakil Ketua Majelis Adat Aceh) dan Zulfikar Muhammad (Direktur Koalisi NGO HAM Aceh). Dan selaku keynote speaker pada seminar tersebut panitia secara khusus mengundang Wali Nanggroe, Paduka Yang Mulia Teungku Malik Mahmud Al-Haytar.

“ Selain 3 orang pemateri, kita (KBRA) secara khusus juga mengundang Wali Nanggroe, Paduka Yang Mulia Teungku Malik Mahmud Al-Haytar sebagai keynote speaker.” Tambah Haekal kepada acehpost.co.id.

Baca   Abdullah Saleh Ikat Bendera Ke Leher Hamid Zein Hebohkan Natizen

Masih Haekal, ia manambahkan bahwa persiapan panitia Seminar Sejarah yang dihadiri oleh perwakilan lembaga dan instansi-instansi terkait itu sudah mencapai 80%. Selanjutnya kegiatan tersebut juga terbuka bagi masyarakat umum yang ingin berhadir.

“ Peserta kegiatan ini kita undang dari Instansi terkait, Organisasi Pemuda dan Mahasiswa 23 kabupaten/kota yang ada di kota Banda Aceh, dan kita juga membuka kesempatan untuk umum dan kita menargetkan sekitar 100 orang akan hadir pada seminar itu.” Tambah Haekal.

Adapun lembaga yang tergabung dalam Koalisi Bersama Rakyat Aceh (KBRA) itu antara lain Institut Peradaban Aceh, Masyarakat Peduli Sejarah Aceh (Mapesa), CISAH, Koalisi NGO HAM Aceh, KontraS Aceh, Krong Aneuk Nanggroe, Duta Museum Aceh, Lembah Seulawah Studio, Aliansi Lintas Sejarah Aceh, APDESI Aceh, PII Aceh, MIT, SILA dan ALIF.

Kegiatan itu juga dimeriahkan oleh Rafly Kande, Apa Kaoy (Membaca Hikayat Perang Aceh) dan Djamal Sharief (Pembacaan Puisi). (six/AP & hsn/AP)


Berikan komentar tentang berita diatas?

Loading Facebook Comments ...

2 comments on “Aceh Menggugat, Belasan Lembaga Berkoalisi

  1. langkah yg bagus yang dilakukan oleh pemuda2 dan lembaga2 di Aceh agar generasi muda tidak lupa akan sejarah bangsa sendiri.

  2. Seumoga Aneuk2 Aceh yg ban rayeuk, hana tukree kiban konflik, hana tu’oh Aceh di masa Lalu, peu Aceh nyoe yoh dimasa dilee, pakon aceh gabong ngon hindon dan pakon jeut jinoe Aceh tuntut merdeka. Akan segera di teupeu kiban sejarah yg sebeutoi jieh, dan juga tersadar bahwa lawetnyoe ka keunong taki ngon buku2 sejarah yg na bak tip2 rmoh skula di Aceh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *