Aceh Utara

Duda Gatal ‘Terongi’ Dek Bungong Dari Kelas VI SD

Lhoksukon – Aparat Polres Aceh Utara, Rabu (13/8) sore, mengamankan Anshari (41) duda asal Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara dari rumahnya. Anshari dilaporkan mantan istrinya, Ainul, warga Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, sejenak terungkap jika lelaki itu, mencabuli putri kandungnya –sebut saja– Dek Bungong (13).

Informasi yang diperoleh, Anshari telah empat tahun berpisah dengan Ainul. Saat itu, Dek Bungong masih duduk di bangku kelas VI SD. Awalnya, Dek Bungong tinggal bersama ayahnya di Paya Bakong. Sedangkan Ainul pulang ke rumah orang tuanya di Kecamatan Tanah Jambo Aye.

Tak diketahui mengapa Ainul tega meninggalkan Dek Bungong yang masih berusia di bawah 10 tahun kala itu, dengan Anshari.

Dek Bungong baru tinggal di rumah ibunya di Tanah Jambo Aye, setelah naik kelas II SMP. Namun, ABG tersebut juga sering pulang ke Paya Bakong untuk menjenguk ayahnya. Kasus ini mulai terungkap setelah warga dan keluarga korban melihat ada perubahan pada korban.

Awalnya Dek Bungong menolak untuk menceritakan perbuatan tidak senonoh yang dilakukan ayahnya sendiri terhadap dirinya. Namun, karena terus didesak sehingga Dek Dek Bungong pun mengakuinya. Berdasarkan cerita Dek Bungong kepada ibunya, dirinya sudah dicabuli ayahnya ketika masih Kelas IV SD, tak lama setelah kedua orang tuanya pisah. “Saya tersentak mendengar pengakuan anak saya. Saya tidak menyangka ayahnya tega berbuat seperti itu terhadapnya. Karena itu kasus itu langsung kami laporkan ke polisi,” ujar Ainul kepada Prohaba kemarin.

Baca   Wakil Gubernur Aceh hadiri Maulid Pemuda Aceh Utara

Sementara itu Anshari ketika ditanyakan sejumlah wartawan kemarin mengakui telah melakukan hal tak senonoh dengan anak pertamanya itu. “Saya mengaku salah, saya khilaf dan sangat menyesal,” ujarnya di Mapolres Aceh Utara Kamis (14/8) sore.

Kapolres Aceh Utara AKBP Gatot Sujono melalui Kasat Reskrim Iptu Mahliadi menyebutkan, kini ayah korban sudah diamankan di Mapolres untuk proses penyelidikan lanjutan.(jf)

sumber