Banda Aceh

Kekerasan di Aceh Meningkat, 18 orang Pendamping Psikososial Dilatih

Kekerasan di Aceh Meningkat, BP3A dan Yayasan Pulih Latih 18 orang Pendamping Psikososial

acehpost.co.id – Banda Aceh | Kekerasan di Aceh Meningkat, 18 orang Pendamping Psikososial Dilatih. Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A) Aceh dan Yayasan Pulih Area Aceh laksanakan Pelatihan Penguatan Psikososial Berbasis Komunitas selama 3 hari (06 sampai 08 April 2015) melibatkan 18 orang peserta pekerja sosial yang digelar di Training Center BP3A Aceh, Banda Aceh.

Menurut Taufik Riswan, salah satu fasilitator pelatihan tersebut bahwa untuk syarat Standar Pelayanan Minimal bagi instansi/lembaga pelayanan harus memiliki tenaga yang terlatih. Adapun tujuan pelatihan itu sebagai upaya pencegahan dan penanganan kasus perempuan dan anak korban kekerasan di Aceh.

“Selama ini mereka (pekerja sosial) memang melakukan pendampingan terhadap perempuan dan anak korban kekerasan. Tapi, salah satu tangga-nya adalah terlatih terhadap isu perempuan dan anak.” Ujar Taufik.

“Pelatihan ini sebagai prasyarat bagi mereka sehingga memiliki skill menjadi tenaga terlatih.” Tambahnya

Taufik Riswan kepada acehpost.co.id menambahkan fenomena kasus kekerasan terhadap perempuan saat ini seperti fenomena gunung es, dimana kasus yang terlaporkan hanya sedikit jumlahnya, dibandingkan jumlah kasus yang sebenarnya terjadi.

“Fenomena kasus kekerasan terhadap perempuan saat ini seperti fenomena gunung es, dimana kasus yang terlaporkan hanya sedikit jumlahnya, dibandingkan jumlah kasus yang sebenarnya terjadi.” Tambah Taufik.

Yayasan pulih adalah Pusat Pemulihan Trauma dan Intervensi Psikososial Bagi Perempuan dan Anak akibat dampak bencana, konflik sosial, dan kekerasan.[six/AP]


Berikan komentar tentang berita diatas?

Loading Facebook Comments ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *