Press Release, Simeulue

LKBH Simeulue ajak Masyarakat dan Mahasiswa Kawal Dana Desa

LKBH Simeulue ajak Masyarakat dan Mahasiswa Kawal Dana Desa

acehpost.co.id – Simeulue | LKBH Simeulue ajak Masyarakat dan Mahasiswa Kawal Dana Desa. Terkait kebijakan pemerintah pusat yang dalam waktu dekat akan mengucurkan dana kepada setiap Desa menuai tanggapan dari berbagai pihak mapun lembaga, baik nasional maupun lokal. Lembaga Kajian dan Bantuan Hukum (LKBH) Simeulue misalnya, berharap dengan dana desa tersebut mampu mengurangi kesenjangan antara desa di daerah maju dengan daerah tertinggal.

Andri Rustika SHI, koordinator LKBH Simeulue melalui siaran pers yang diterima acehpost.co.id, Jum’at (24/04) berharap dengan adanya pemberian dana desa secara langsung bisa menggerakkan pembangunan di desa.

Selain itu, Andri Rustika juga berharap penggunaan dana desa harus tepat sasaran disesuaikan dengan kebutuhan dimasing-masing desa dan mengajak masyarakat dan mahasiswa bersama menyukseskan penggunaan dana desa.

“Penggunaan dana desa harus tepat sasaran disesuaikan dengan kebutuhan dimasing-masing desa, seperti misalnya membangun saluran irigasi, perbaikan jalan dan penyediaan air bersih.” Ujar Andri.

Hal ini disampaikan Andri karena menurutnya daerah-daerah terpencil masih banyak yang membutuhkan sarana dan prasarana penunjang agar kesenjangan tidak lagi terlihat antara kota dan desa.

Masih Andri, agar penggunaan dana desa tepat sasaran menurutnya, penting ada peran masyarakat dan mahasiswa untuk bersama-sama mengawasi penggunaan dana desa yang di beberapa daerah itu sudah cairkan, sehingga tujuan pemerintah untuk membangun masyarakat desa segera terwujud.

Baca   Perpustakaan Unsyiah Padat Agenda

“Selama ini dilapangan sangat sering penggunaan dana desa tidak sesuai dengan aturan berlaku, sehingga tidak jarang juga diduga telah terjadinya praktik-praktik mafia dalam pengelolaan dana desa, seperti penggunaan Anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana BKPG yang selama ini dikucurkan oleh pemerintah kepada masing-masing desa.” Ujar Andri yang juga mantan lawyer pada kantor Hukum Atjeh Loen Sayang itu.

“Sehingga tujuan pemerintah untuk membangun masyarakat desa dan mengurangi jumlah desa tertinggal atau terpencil dapat segera terwujud.” Tutupnya.[Release]


Berikan komentar tentang berita diatas?

Loading Facebook Comments ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *