Pidie

Mahasiswa Pidie Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Puso

Pidie – Mahasiswa Pidie desak polisi usut tuntas kasus Puso, Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat (Gempar) Pidie berdemonstrasi di Bundaran Beringin, Sigli, Pidie, Senin (11/8/2014). Mereka juga menyampaikan dukungan kepada kepolisian setempat untuk mengusut tuntas kasus padi puso di Pidie yang diduga melibatkan petinggi daerah.

“Seharusnya dana bantuan penanggulangan padi puso bisa membantu petani Pidie untuk terlepas dari paceklik gagal panen. Namun sangat disayangkan, dana tersebut diselewengkan untuk kepentingan segelintir orang,” kata Zulkifli, koordinator demonstran.

Demo yang dikawal polisi itu berlangsung sejak pukul 10.30 WIB dan memacatkan arus lalu lintas. Mahasiswa membagi-bagikan selebaran yang berisikan tujuh pernyataan sikap, di antaranya memberi apresiasi kepada Polres Pidie yang mengusut kasus penyimpangan bantuan padi puso di Pidie.

Selain itu, demonstran juga mendesak Bupati Pidie Sarjani Abdullah membuktikan dirinya tidak terlibat seperti yang diklaimnya lewat media massa beberapa waktu lalu. Mereka juga mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie membentuk tim khusus untuk menyelesaikan persoalan korupsi di Pidie.

Mereka juga meminta wakil rakyat itu bekerja lebih seksama mengawasi kinerja aparatur pemerintah, terutama dalam penggunaan anggaran.

Kasus padi puso, yang terjadi pada 2012, diduga merugikan negara sebesar Rp 340 juta. Dan diduga melibatkan Bupati Sarjani. Namun, Sarjani menolak tudingan tersebut. (Marzuki)

sumber

Baca   Pelantikan 40 Anggota DPRK Pidie 2014-2019