Dinul Islam

Manusia Butuh Dzikir

Manusia Butuh Dzikir

acehpost.co.id – Dinul Islam | Manusia butuh zikir. Manusia sesungguhnya butuh dzikir kepada Allah, pada saat apa saja, dalam keadaan yang bagaimana sekaligus di manapun berada manusia butuh dan perlu selalu ingat kepada Allah.supaya mereka bisa selamat dari kesesatan, Tak ada yang bisa menyelamatkan manusia dari tindakan yang akan menjerumuskan diri mereka ke lembah kenistaan dan kehinaan kecuali dzikir kepada Allah. Dzikir adalah sebuah penyelamat.

Bagi manusia sesungguhnya dzikir bisa di gunakan sebagai rem dan pencegah yang bisa menghambat lajunya langkah mereka menuju pada hal-hal kesesatan.banyak bukti betapa keampuhan dzikir bisa menyelamatkan manusia dari perihal yang buruk.Betapa tidak ketika manusia sering berdzikir kepada Allah, itu berarti mereka sering mengingat Allah. Dan pada saat manusia sering menginggat Allah maka kecil banginya untuk melakukan kesalahan, dalam dirinya ada sebuah kesadaran, bahwa Allah selalu melihatnya.dan selalu mengharap Ridha Allah dalam melakukan setiap perbuatan.

Orang yang tak pernah berdzikir dan sering lupa terhadap Allah tak ada jaminan tindakan mereka akan baik, sebab tak ada rem dan tak ada pencegah dalam dirinya, ibarat sebuah mobil, mereka terus saja berlaju dengan kecepatan tinggi, namun tak ada rem di dalam nya. Mobil seperti ini akan rentan dengan kecelakaan.dan keadaan seperti ini sama persis dengan perjalanan manusia, jika mereka tak punya rem, maka tindakan mereka renta untuk terjerumus pada tindakan yang kurang baik.

Baca   Al-Quran adalah Obat

Dzikir sesungguhnya bisa menjadi penyelamat bagi manusia, dengan banyak berdzikir manusia tidak akan kehilangan sifat-sifat kemanusiaan nya. Dengan berdzikir manusia tidak akan menjadi pengikut setan, sebab setan tak mampu menggoda anak cucu Adam yang selalu ingat kepada Allah.Dengan banyak berdzikir duniapun akan menjadi tentram, sebab para penghuninya selalu menandaskan semua perbuatan hanyalah kepada Allah.

“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan menginggat Allah SWT.Ingatlah bahwa hanya dengan menginggat (berzdikir kepada Allah) hati akan menjadi tentram”. (QS.Ar Ra’d :28 )

Satu hal yang perlu di mengerti bahwa ketenangan batin yang di peroleh melalu dzikir adalah sebuah kebahagiaan yang hakiki.Anda mungkin pernah bahagia lantaran memperoleh sesuatu yang sebelumnya anda idam-idamkan.atau anda pernah merasa bahagia sebab cinta anda mendapat balasan. Namun pernah anda merasakan sebab kebahagiaan yang di peroleh dari dzikir punya citra rasa yang melebihi kebahagiaan-kebahagiaan seperti itu? Ya, ketenangan batin yang di sebabkan oleh dzikir begitu lembut. Rasa ini tak bisa dilukiskan dengan kata-kata.Begitu indahya, hingga kalimatpun tak akan mampu menjelaskannya, yang hanya bisa di rasakan oleh jiwa, sementara bagi mereka yang tak pernah, maka mereka tak pernah tahu ternyata di balik dzikir ada semacam energi yang begitu lembut yang menyapa kalbu hingga hati ini merasakan sesuatu yang luar biasa!

Baca   Pesantren Modern Al-Falah, terima Santri Baru

Dengan Berdzikir akan tercipta kehidupan yang damai, penuh dengan kebahagiaan dan ketentraman. Kita bisa bayangkan jika semua masyarakat banyak berdzikir kepada Allah, maka pasti akan tidak ada lagi kejahatan, tak ada keburukan, tak ada penindasan, tak ada keangkaran murkaan, tak ada kemaksiatan dan tak ada kehinaan. Yang ada hanyalah kemuliaan, kemakmuran dan kedamaian.

Dikutip dari buku : Rahasia di balik 99 Butiran Tasbih
Pengarang : Asrifin An Nakhrawie S.ag


Berikan komentar tentang berita diatas?

Loading Facebook Comments ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *