Banda Aceh

Mau Wifi Gratis, Taman Sari Tempatnya

acehpost.co.id – Banda Aceh | Taman Sari Banda Aceh adalah sebuah taman yang terletak di tengah-tengah kota Banda Aceh, dimana taman tersebut biasa disinggahi masyarakat kota di sore hari saat bersantai bersama keluaraga sembari melalaikan sibuah hati dengan aneka permainan anak-anak yang ada di lokasi taman itu.
Taman yang berada tepat di depan kantor Balai Kota ini sering juga di gunakan sebagai tempat diadakannya berbagai event, seperti pameran dan sebagainya. Di lokasi taman juga disediakan sebuah bangunan serba guna yang sering dipakai oleh pelajar dan mahasiswa untuk melakukan latihan seperti latihan tari, rapai dan lain-lain. serta di situ juga disediakan mushalla, toilet dan pustaka.

Di sekeliling taman ini juga ditumbuhi oleh berbagai jenis tanaman hijau dan bunga-bunga. Tanaman tersebut memang sengaja di tanam oleh pemerintah kota sebagai aksi membentuk kota Banda Aceh menjadi kota hijau.
Selain itu di taman sari juga di sediakan pangkalan wifi gratis, yang letaknya di pinggiran taman. Di jalan teungku Abdullah ujong rimba, mengarah ke Mesjid Raya Baiturrahman sebelah kanan.
Di pangkalan itu disediakan fasilitas kursi dan meja permanen. Luas pangkalan terebut sekitar 10 m dengan lebar kira-kira 3m dan dilengkapi dengan 12 kursi tempat duduk yang posisinya jarang alias tidak terlalu dekat. Supaya jika ada lelaki dengan perempuan yang duduk di tempat tersebut maka posisi mereka tidak terlalu berdekatan alias aman.

Baca   Vatikan Dukung Serangan Militer terhadap ISIS

Layanan speedy multi speed dan taman digital kota Banda Aceh ini di resmikan pada hari Kamis, tanggal 29 Juli 2010. Yang di resmikan lansung oleh wakil wali kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal. Masa itu beliau menjabat sebagai wakil wali kota Banda Aceh yang mendampingi alm. Mawardi Nurdin.

Fasilitas wifi tersebut sangat dinikmati oleh sebagian kalangan masyarakat terutama bagi mahasiswa. Setiap hari pangkalan tersebut tidak pernah sepi selalu disinggahi warga. Mereka menggunakan fasilitas wifi itu dengan berbagai keperluan, seperti mencari tugas kuliah dan lain-lain. Bahkan di malam hari tempat tersebut juga di singgahi warga. Namun hanya dari kaum laki-laki saja sedangkan kaum perempuan tidak ada. (rmj/AP)


Berikan komentar tentang berita diatas?

Loading Facebook Comments ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *