Lhokseumawe, Politik

Muzakir Manaf Silaturrahmi Dengan Mantan GAM Eks Libya

LHOKSEUMAWE – Terkait berita sebelumnya tentang Muzakir Manaf Kumpulkan 70 Eks Libya, Mengapa?, Kini Hotel Lido Graha menjadi saksi bisu pertemuan mantan GAM beberapa waktu lalu itu. Diantara lalu lalang, tampak Ketua KPA Wilayah Pase yang merangkap Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh (DPW PA) Aceh Utara, Zulkarnaini Hamzah alias Teungku Ni. Ada juga Ketua DPW PA Pidie yang juga Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, seperti yang diberitakan oleh media modusaceh.com.

Berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga 12.30 WIB waktu setempat. Acara itu tak terbuka untuk umum. Kabarnya, pertemuan serupa sudah beberapa kali dilakukan dalam rentang waktu enam bulan hingga setahun sekali dan itu dilaksanakan di tempat berbeda.

Sinyal bahwa hubungan mereka selama ini telah renggang, diakui Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf. “Jadi ini khusus silaturrahmi dengan eks Libya dan merajut di mana yang sudah koyak, renggang, kita betulkan kembali,” kata mantan Panglima GAM tersebut. “Kalau ada yang tidak nyambung, kita nyambungkan, kalau sudah jauh kita rapatkan kembali. Intinya kami tetap menyatu dan komit membangun Aceh lebih baik lagi ke depan, dan mereka (eks Libya) sangat mendukung.”.

Muzakir Manaf mengatakan, pertemuan itu merupakan silaturahmi yang di lakukan dengan mantan GAM eks Libya. Meski kabar perpecahan di tubuh KPA/PA sudah santer terdengar, Ketua Komite Peralihan Aceh ini menampik berita itu. “Tidak ada perpecahan, kami biasa saja. Jika terjadi selisih pendapat, itukan hal yang biasa,” ujar Wakil Gubernur Aceh seperti diberitakan salah satu media online lokal.

Baca   Ini Harapan Alumni FISIP Unsyiah pada Pilkada 2017 mendatang

Itu sebabnya media ini berusaha mencari lebih jauh ada apa dibalik pertemuan tadi. Salah seorang petinggi Partai Aceh di Lhokseumawe kepada modusaceh.com membenarkan adanya pertemuan itu. Tapi dia tidak tahu persis apa yang dibicarakan. ”Itu pertemuan khusus dengan eks Libya. Setingkat panglima daerah atau panglima muda saja tidak ada undangan,” jelas sumber yang minta namanya dirahasiakan.

Yang jelas, memang tidak ada pihak luar yang mengetahui dengan pasti materi pertemuan pada Minggu dua pekan lalu. Selain mereka yang hadir di sana. Namun, Muzakir Manaf sempat menerangkan bahwa, pertemuan itu sedikit banyak membahas tentang evaluasi legeslatif ke depan. Selebihnya tak ada yang tahu.