Press Release

PAKAR Aceh Minta Gubernur Perhatikan Nasib Tapol Aceh

pakar aceh minta gubernur perhatikan nasib tapol aceh

acehpost.co.id – Press Release | Pakar Aceh minta gubernur perhatikan nasib tapol Aceh. Lembaga Pusat Analisis Kajian dan Advokasi Rakyat (PAKAR) Aceh meminta kepada Gubernur Aceh Zaini Abdullah agar mengalokasikan tanah untuk mantan kombatan dan menyiapkan Qanun Tanah Untuk Mantan Kombatan. Hal itu berdasar pada ketentuan MoU terkait dengan poin Reintegrasi ke dalam Masyarakat mengamanatkan untuk mengalokasikan tanah Pertanian dan dana oleh Pemerintah.

Muhammad Khaidir, SH direktur Lembaga PAKAR Aceh dalam amatannya bahwa pemerintah RI akan mengalokasikan tanah pertanian dan dana yang memadai kepada Pemerintah Aceh dengan tujuan untuk memperlancar reintegrasi mantan pasukan GAM. Meskipun hal itu tidak dituangkan secara spesifik didalam MoU.

“Pemerintah RI akan mengalokasikan tanah pertanian dan dana yang memadai kepada Pemerintah Aceh dengan tujuan untuk memperlancar reintegrasi mantan pasukan GAM ke dalam masyarakat dan kompensasi bagi tahanan politik dan kalangan sipil yang terkena dampak.” ujar Khaidir.

Khaidir berpendapat bahwa semua mantan pasukan GAM akan menerima alokasi pertanian yang pantas, pekerjaan atau jaminan sosial yang layak dari Pemerintah Aceh apabila mereka tidak mampu bekerja. Hal itu disampaikan melalui rilisnya Minggu (29/03) kepada acehpost.co.id.

“Semua tahanan politik yang memperoleh amnesti akan menerima alokasi tanah pertanian yang pantas, pekerjaan atau jaminan sosial yang layak dari Pemerintah Aceh apabila tidak mampu bekerja.” Pungkas Khaidir yang juga mantan presiden mahasiswa Universitas Abulyatama Aceh.

Baca   DEMA FSH Adakan Pelatihan Jurnalistik, Desain Grafis, dan Blog

Menurut mantan aktivis mahasiswa itu, perlunya qanun tentang tanah bagi mantan kombatan itu sesuai Pasal 5 bahwa ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara pemberian hak atas tanah diatur dalam Qanun Aceh. Sehingga menurutnya perlu adanya Qanun Aceh tentang Tanah bagi mantan kombatan.

Khaidir berharap gubernur tidak melupakan Hak-hak dan Para Tapol Napol Aceh. Dan jangan sampai persoalan ersebut menjadi ‘bom waktu’ bagi pemerintah Aceh.

“Kita bersama berharap gubernur tidak melupakan Hak-hak dan Para Tapol Napol Aceh. Ini jangan sampai menjadi Bom Waktu bagi Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Gubernur Aceh dr. Zaini Abdullah. Tambah direktur lembaga PAKAR Aceh itu.[release]


Berikan komentar tentang berita diatas?

Loading Facebook Comments ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *