Banda Aceh, Politik

Pertemuan Elite KPA di Meuligo Gubernur Aceh

BANDA ACEH – Pertemuan elit Komite Peralihan Aceh hari ini berlangsung di Meuligo Gubernur Aceh, Banda Aceh. Dimulai sejak pukul 10.00 pagi, pertemuan ini juga dilanjutkan makan siang bersama antar pimpinan, selain itu diikuti juga sejumlah mantan kombatan eks Tripoli, Libya, demikian berita yang kami kutip dari media berita aceh atjehpost.co. KPA adalah lembaga tempat mantan kombantan GAM beraktifitas setelah perdamaian.

Sebelum pertemuan, para pimpinan terlebih dahulu sowan ke mess Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al Haytar. Di antaranya yang datang ke mess wali tampak ada Kamaruddin Abubakar, dan Teungku Ni, keduanya adalah unsur pimpinan PA/KPA. Ketua Umum Komite Peralihan Aceh, Muzakir Manaf, juga datang ke mess wali.

Bahkan, Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem berada dalam satu mobil dengan Malik Mahmud saat mendatangi tempat pertemuan. Mereka disambut, Gubernur Aceh Zaini Abdullah yang juga adalah elit Partai Aceh. Lalu mereka duduk semeja dan berdiskusi berbagai hal menyangkut kepentingan rakyat Aceh.

Kepada seluruh unsur Partai Aceh dan Komite Peralihan Aceh, Wali Nanggroe berpesan untuk tetap saling memperkuat dalam upaya membangun Aceh. Malik Mahmud Al Haytar mengatakan saat ini ada upaya adu domba di Aceh untuk memicu kekisruhan. “Semua kita wajib fokus memikirkan rakyat Aceh, sesuai dengan visi dan misi kita bersama. Kita wajib mensejahterakan rakyat Aceh dan menjaga martabat perjuangan,” kata Malik Mahmud Al Haytar.