Nasional

SBY Pamit Kepada Pegawai Istana Presiden di Jakarta

JAKARTA – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono menyampaikan salam perpisahan kepada seluruh pegawai Istana Presiden di Jakarta, Kamis, usai sesi foto bersama yang berlangsung di serambi belakang Istana Merdeka. Demikian berita SBY Pamit Kepada Pegawai Istana Presiden di Jakarta yang dikutip dari media republika.co.id.

“Saya beserta Ibu negara serta Mensesneg dan Seskab mengungkapkan terima kasih dan penghargaan atas kebersamaan, dukungan dan bantuan saudara-saudara semua. Tanpa kebersamaan dan bantuan saya tidak mungkin bisa melaksanakan tugas pemerintahan dengan baik,” kata Presiden di halaman tengah Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Presiden mengatakan kerja sama dan peran segenap pegawai Istana turut berperan dalam keberhasilan tugas Presiden.

“Semua penting, apakah itu pejabat dan semua keluarga besar sekretariat negara, kabinet, presiden termasuk Paspampres, Patwal, dinas kebersihan, Sesmil, mestinya ada Stafsus, tim dokter dan juga wartawan,” katanya.

Ia menambahkan, “Oleh karena itu saya dengan tulus menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya.”

Dalam sesi foto yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB, diikuti oleh segenap karyawan sekretariat kepresidenan dari berbagai bidang, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), petugas kebersihan di lingkungan Istana, hingga wartawan yang sehari-hari bertugas di lingkungan Istana Presiden.

“Kalau 10 tahun barangkali saya dan Ibu Negara ada hal-hal yang saudara-saudara tidak berkenan saya dengan tulus mohon maaf. Tidak ada niat saya untuk membuat saudara tidak nyaman, semua itu semata-mata demi lembaga kepresidenan ini dan untuk pemerintahan,” kata Presiden.

Baca   Indonesia Target Pasar yang Bagus dalam Industri Buku ASEAN

Dalam kesempatan itu, Kepala Negara tidak lupa berpesan agar kerja sama yang dijalankan selama ini juga dilakukan pada saat pemerintahan mendatang.

“Sampaikan salam sayang saya kepada keluarga yang ada di rumah dan handai taulan yang selama ini membantu,” paparnya.

“Saya mohon diri pada 20 Oktober mendatang. Semoga kalau kita bertemu di jalan bisa saling bertegur sapa,” kata Presiden.


Berikan komentar tentang berita diatas?

Loading Facebook Comments ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *