Sastra

Senja

logo acehpost.co.id

Senja
Karya Saslina Fitri
Senja itu diteras berlapis marmer merah muda
Terdengar lontaran kalimat yang menyejukkan jiwa
Seakan dentingan jam berhenti berdetik
Seakan matahari tersenyum kian menggelitik

Senja itu seakan menjadi saksi bisu saja
Perjalanan kisah yang tak pernah diduga sebelumnya
Seakan angin ikut serta untuk menertawakan
Seakan daun yang jatuh tak ingin merelakan

Senja itu kini tak pernah datang lagi
Kisah yang belum dimulai harus segera diakhiri
Senja itu kini telah pergi menyisakan kenangan
Senja itu kini dirindukan.

Kosong
Oleh Saslina Fitri
Kosong
Ada namun tiada asa menyentuhnya
Terpaan angin yang kian syahdu menyapa
Membolak hati menyampaikan inginnya

Kosong
Bulan pun berganti bulan
Harapan angan yang kini kian melawan
Memaksa diam dalam keheningan

Kosong
Segalanya hampa menerjang jiwa
Ada bagaikan tak ada
Hadir hanya sebagai sekelabut bayangan yang kemudian hilang di udara

Kosong
Pergilah dan jangan kembali
Labuhan ini ingin mencari lagi
Labuhan yang dapat menyejukkan jiwa ini.

Baca   Puisi: Senyap

Berikan komentar tentang berita diatas?

Loading Facebook Comments ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *