Internasional

UNICEF:14 Juta Anak Korban Konflik di Timteng Menderita

AcehPost.co.id – Berita Penting | Unicef: 14 juta anak korban konflik di timteng menderita. Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Anak (UNICEF) mengatakan sekitar 14 juta anak di hampir seluruh wilayah timur tengah yang dilanda konflik mengalami penderitaan oleh pertempuran di Suriah dan Irak.

“Dengan konflik di Suriah yang telah memasuki tahun kelima, lebih dari 5,6 juta anak-anak di antaranya menyisakan keputusasaan. Itu termasuk dua juta anak-anak yang sebagian besar terputus dari bantuan kemanusiaan karena pertempuran atau faktor lainnya. sekitar 2,6 juta anak Suriah lainnya kini masih di luar sekolah,” kata UNICEF dalam pernyataan tertulisnya yang dikutip dari Hurrytdaily pada 13 Maret 2015.

Menurut UNICEF, hampir 2 juta anak-anak Suriah hidup sebagai pengungsi di Lebanon, Turki, Yordania dan negara-negara lain. “Ini ditambah lagi dengan sekitar 3,6 juta anak dari masyarakat adat di tempat pengungsian yang rentan menderita karena tekanan pada layanan seperti pendidikan dan kesehatan,” kata Direktur Eksekutif UNICEF, Anthony Lake.

UNICEF mendesak investasi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan anak-anak dan remaja malang tersebut untuk membekali mereka dengan keterampilan dan motivasi untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi diri mereka sendiri. Investasi tersebut harus mencakup antara lain peluang untuk perbaikan pendidikan, pelatihan keterampilan, dan rekreasi bagi remaja.

“Dengan sekitar 5 juta anak-anak dan remaja Suriah berusia antara 12 dan 18 tahun, mereka memerlukan dukungan yang dapat memberikan keterampilan dan dukungan untuk memperoleh mata pencaharian,” kata UNICEF.

Baca   Yaman Terancam Perang Saudara

UNICEF mengatakan, kesempatan belajar formal dan informal bagi anak-anak yang terkena dampak konflik dan sistem sertifikasi yang membantu mempertahankan status akademik murid juga harus diamankan.

Editor: six/AP
Sumber: tempo.co


Berikan komentar tentang berita diatas?

Loading Facebook Comments ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *